Sinopsis
Karina menikah dengan Fadel karena cinta—atau setidaknya, itulah yang ia yakini saat mengucap janji suci itu. Namun sejak hari pertama ia menginjakkan kaki di rumah keluarga suaminya, cinta itu perlahan berubah menjadi luka. Di rumah megah itu, Karina bukan dianggap sebagai istri. Ia tidak pernah dipanggil dengan namanya. Tidak pernah diajak duduk di meja makan bersama. Tidak pernah diperlakukan sebagai bagian dari keluarga. Sebaliknya… ia bangun paling pagi, bekerja paling keras, dan tidur paling akhir— seperti seorang pembantu yang tak pernah digaji. Semua itu terjadi di bawah tatapan dingin Bu Sofiah, wanita yang tak pernah benar-benar menerima keberadaannya. Dan yang lebih menyakitkan… Fadel, suaminya sendiri, hanya memilih diam. “Sabar ya, Karina… Mama cuma butuh waktu.” Waktu yang tak pernah benar-benar datang. Hari demi hari, harga diri Karina terkikis. Ia dihina, dibandingkan, bahkan dianggap sebagai beban. Hingga suatu hari, Regita hadir—wanita yang langsung disambut hangat oleh keluarga itu. Cantik, sopan, dan… sempurna di mata Bu Sofiah. Perlahan, posisi Karina semakin tergeser. Bukan hanya di rumah itu… tapi juga di hati suaminya sendiri. Namun segalanya berubah ketika Karina tanpa sengaja menemukan sebuah kenyataan yang menghancurkan— Bahwa sejak awal, dirinya memang tidak pernah benar-benar dianggap sebagai istri. Pernikahannya… hanyalah bagian dari rencana yang tidak pernah ia ketahui. Dan untuk pertama kalinya sejak menikah, Karina berhenti menangis. Ia berhenti memohon. Ia berhenti berharap. Kini, ia mulai menghitung— bukan tentang bagaimana bertahan… tapi bagaimana keluar, dan memastikan mereka menyesal telah merendahkannya.
Total Baca
59
Suka
0
Subscribe
0
Bab
27
0.0
dari 5