Sinopsis
Rini Hardiyanti cuma ingin hidup tenang. Setelah resign dari pekerjaan kantoran yang membuatnya lelah lahir batin, ia membuka rumah penitipan kucing kecil di kontrakan tipe 36 miliknya di Depok. Awalnya sederhana — hanya untuk menambah penghasilan dan mengisi hari-hari yang terlalu sepi. Tapi satu per satu orang datang membawa kucing mereka. Dan tanpa Rini sadari, mereka juga menitipkan cerita. Tentang perempuan yang pura-pura baik-baik saja setelah ditinggal menikah. Tentang anak kecil yang kehilangan rumah. Tentang laki-laki yang selalu pulang terlambat karena tak tahu harus kembali ke siapa. Dan tentang seekor kucing hitam tanpa nama yang terus datang meski tidak pernah ada yang mengaku memilikinya. Di antara suara meong, kandang-kandang kecil, dan sore yang selalu hangat di teras rumahnya, Rini perlahan belajar sesuatu: bahwa kesepian tidak selalu harus dilawan sendirian. Kadang, rumah bukan tempat paling mewah. Kadang, rumah hanyalah tempat di mana ada yang menunggumu pulang. Tamu-Tamu di Rumah Penitipan Kucing Sebuah cerita hangat tentang manusia-manusia yang singgah sebentar, kucing-kucing yang sulit dilupakan, dan perempuan yang diam-diam sedang belajar memaafkan dirinya sendiri.
Total Baca
10
Suka
0
Subscribe
0
Bab
20
0.0
dari 5