Sinopsis
Di Jakarta, ada orang-orang yang hilang — bukan dari dunia, tapi dari ingatan. Nara, 27 tahun, adalah seorang arsipis yang tidak bisa melupakan wajah. Satu kali melihat, selamanya tersimpan. Suatu hari ia menemukan laci arsip berisi puluhan foto orang tanpa nama — wajah-wajah yang tidak dikenali siapapun, yang dalam hitungan jam lenyap dari mana pun, kecuali dari kepala Nara. Dean adalah jurnalis yang menemukan pola mengejutkan: setiap tujuh tahun sejak 1981, tiga sampai lima orang hilang dari catatan publik Jakarta — bukan mati, bukan kabur, tapi terhapus dari ingatan semua yang mengenal mereka. Tahun ini, Oktober tinggal enam minggu lagi. Bersama mereka menemukan sebuah gedung di Kota Tua yang tidak ada di peta mana pun — Rumah Palimpsest. Di dindingnya dua belas nama terukir. Sebelas sudah dicoret. Nama ke-dua belas masih utuh, dengan tanggal empat hari lagi. Nama itu milik Nara.
Total Baca
75
Suka
0
Subscribe
0
Bab
38
0.0
dari 5