Sinopsis
Lima tahun menikah, Arini selalu percaya pada suaminya, Damar. Meski mereka belum dikaruniai anak, Arini tidak pernah berhenti berharap. Ia bahkan rela menahan berbagai sindiran dari keluarga suaminya yang menuduhnya mandul. Sampai suatu malam, pintu rumah mereka terbuka. Damar pulang. Namun kali ini ia tidak sendirian. Di sampingnya berdiri seorang anak laki-laki berusia sekitar lima tahun yang memegang tangannya erat. Anak itu menatap Arini polos lalu berkata, “Papa, ini rumah kita?” Dunia Arini runtuh saat itu juga. Dengan nada tenang yang membuat hati Arini semakin sakit, Damar menjelaskan bahwa anak itu adalah anaknya dari hubungan lama sebelum menikah. Ibu anak itu baru saja meninggal. Dan sekarang, anak itu tidak punya siapa-siapa lagi. Karena itulah Damar memutuskan membawa anak itu pulang. Tanpa bertanya. Tanpa meminta izin. “Mulai sekarang dia akan tinggal bersama kita,” kata Damar. Arini mencoba menerima keadaan itu, meskipun hatinya penuh luka. Namun beberapa minggu kemudian, ia menemukan fakta yang membuat segalanya berubah. Wanita yang disebut telah meninggal itu… ternyata masih hidup. Dan selama ini, Damar diam-diam masih bertemu dengannya. Kini Arini harus menghadapi kenyataan pahit— Suaminya bukan hanya menyembunyikan seorang anak. Ia juga menyembunyikan sebuah kehidupan lain.
Total Baca
54
Suka
0
Subscribe
1
Bab
12
0.0
dari 5